Sumber keamanan Mesir mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (2/2/2015), di Rafah, di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza Palestina, para militan meluncurkan RPG ke pos pemeriksaan militer.
Namun granat tersebut malah menghantam sebuah rumah hingga menewaskan dua wanita di dalamnya. Dua wanita lainnya dan dua anak-anak juga terluka dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesir saat ini kerap dilanda serangan-serangan yang dilakukan para militan di Sinai, yang telah menewaskan ratusan aparat keamanan sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada Juni 2013 lalu.
Pemerintah Mesir menyalahkan kelompok militan Ansar Bayt al-Maqdis atas serangan-serangan tersebut. Kelompok tersebut kini telah berganti nama menjadi Sinai Province dan telah menyatakan kesetiaannya pada kelompok jihadis ISIS, yang telah menguasai sejumlah wilayah di Irak dan Suriah.
(ita/ita)











































