Menurut sumber-sumber seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (30/1/2015), ledakan bom yang terjadi di distrik Bab al-Sharqi itu juga melukai setidaknya 30 orang.
Di wilayah tersebut terdapat pasar yang besar dan ramai, yang terletak di seberang Sungai Tigris. Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman ini.
Serangan bom kerap terjadi di Baghdad, tempat para militan ISIS sering menargetkan kawasan-kawasan Syiah dengan bom-bom mobil. Hingga kini, ISIS masih menguasai sejumlah wilayah di Irak utara dan barat.
Sebelumnya pada Kamis, 29 Januari, rentetan pengeboman terjadi di lima lokasi terpisah di pinggiran Baghdad. Setidaknya 21 orang tewas dalam serangan-serangan bom tersebut.
(ita/ita)











































