Rumah Li Baojun yang berada di distrik Xicheng, Beijing tersebut, juga ikut roboh dalam insiden yang terjadi akhir pekan tersebut. Sebanyak 15 tetangga pria tersebut dilaporkan kehilangan tempat tinggal dalam peristiwa ini. Tak ada warga yang terluka dalam kejadian ini.
Foto-foto yang diposting di internet dan di media pemerintah China, memperlihatkan lubang menganga sedalam sekitar 10 meter yang melebar hingga ke jalan raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam editorialnya, media tersebut mengecam Li yang dianggap sangat tidak menghormati hukum. Disebutkan bahwa Li mendapat izin untuk merenovasi halaman rumahnya, bukan untuk membangun ruang bawah tanah. Namun seorang warga setempat mengatakan, praktik tersebut bukanlah hal asing.
"Bukan hal asing bagi sejumlah warga di wilayah tersebut untuk membangun ruang bawah tanah tanpa izin," tutur seorang warga setempat. "Apakah kami harus menunggu sampai kami semua terkubur agar masalah ini diselesaikan," cetusnya kesal.
"Kami penasaran apa yang memotivasinya untuk terang-terangan mengabaikan legislasi eksplisit setempat," tulis Daily China dalam editorialnya. "Kami malu bicara soal ketidakpedulian hukum seorang anggota parlemen," demikian ditulis media tersebut.
(ita/ita)











































