Penembakan ini terjadi pada Minggu (25/1) sekitar pukul 17.30 waktu setempat, di luar Museum Groninger yang ada di kompleks kampus kota Groningen. Pelaku mengancam pejalan kaki setempat dengan sejumlah pisau berukuran besar.
"Ketika polisi mendekati pelaku, dia kabur. Polisi melepas tembakan peringatan, tapi pelaku tetap berusaha menikam pejalan kaki yang ada di dekatnya sembari dia melarikan diri dan polisi pun akhirnya menembaknya," ujar juru bicara polisi setempat, Ernest Zinsmeyer seperti dilansir AFP, Senin (26/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zinsmeyer menyatakan, motif pelaku berusaha melakukan penikaman di tempat umum tersebut. Insiden ini, menurut Zinsmeyer, masih diselidiki lebih lanjut oleh kepolisian setempat.
Muncul dugaan bahwa insiden ini merupakan serangan teror terhadap publik Belanda. Zinsmeyer menyatakan, kepolisian setempat tidak mengesampingkan dugaan tersebut.
Usai serangan teror yang menewaskan 17 orang di Paris, awal bulan ini, negara-negara Eropa lainnya, termasuk Belanda dalam kondisi siaga tinggi dan semakin meningkatkan keamanannya.
(nvc/ita)











































