Kepolisian setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (23/1/2015), jasad Christina Annesley ditemukan di dalam sebuah kamar bungalow di sebuah resor di bagian timur Koh Tao pada Rabu, 21 Januari lalu.
Belum diketahui penyebab kematian wanita berumur 23 tahun itu. Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas kriminal namun jasad wanita muda itu akan dikirimkan untuk diautopsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2014 lalu, Koh Tao digemparkan oleh pembunuhan dua turis muda asal Inggris. Zaw Lin dan Win Zaw Tun, keduanya warga Myanmar telah didakwa atas pembunuhan David Miller (24) dan pemerkosaan dan pembuhan Hannah Witheridge (23). Kedua terdakwa akan diadili pada Juli mendatang. Jika terbukti bersalah, keduanya terancam hukuman mati.
Kedua terdakwa mengakui kejahatan tersebut setelah ditangkap pada Oktober 2014 lalu. Namun kemudian, kedua pria berumur 21 tahun itu mencabut kembali pernyataan bersalah mereka. Alasannya, pengakuan tersebut disampaikan dalam keadaan tertekan. Kelompok-kelompok HAM menuding otoritas Thailand telah menggunakan kedua terdakwa sebagai kambing hitam.
(ita/ita)










































