Kantor kejaksaan di kota Karlsruhe, seperti dilansir Reuters, Kamis (22/1/2015), hanya mengidentifikasi kedua pria Jerman itu sebagai Mustafa C (26) dan Sebastian B (27).
Mereka ditangkap di negara bagian North Rhine-Westphalia. Namun disebutkan bahwa sejauh ini, tak ada bukti-bukti yang mengarah ke rencana konkret atau persiapan bagi keduanya untuk melakukan serangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya juga dituduh telah mengikuti pelatihan untuk melakukan jihad dan telah menjalankan tugas-tugas logistik, seperti mengantarkan bahan makanan dan barang-barang ke garis depan pertempuran di Suriah.
Otoritas Jerman mengkhawatirkan kemungkinan serangan-serangan di negeri itu, yang dilakukan para militan yang telah kembali ke Jerman setelah bergabung dengan ISIS dan kelompok-kelompok serupa di Suriah dan Irak. Kekhawatiran tersebut kian meningkat setelah serangan-serangan di Paris, Prancis belum lama ini.
Dinas keamanan menyatakan sekitar 600 warga Jerman telah bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Suriah dan Irak. Dari jumlah itu, sekitar 60 orang telah tewas dan sekitar 180 orang diyakini telah kembali ke Jerman.
(ita/ita)











































