Seperti dilansir Reuters, Kamis (15/1/2015), sejumlah saksi mata menyebut bahwa pengemudi mobil tersebut sengaja mengarahkan mobilnya ke arah si polwan dan kemudian menabraknya. Insiden ini terjadi pada Rabu (14/1) malam.
Sumber kepolisian setempat menuturkan, mobil tersebut melaju di arah yang salah di jalanan satu arah yang ada di dekat kompleks kediaman Presiden Hollande yang ada di ibukota Paris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media setempat lainnya, France Info menyebutkan bahwa polwan yang ditabrak, telempar ke bagian atap mobil. Pergelangan tangan si polwan ini mengalami luka ringan.
"Kolega saya, yang bekerja sebagai penjaga di Elysee Palace (kediaman Presiden Prancis-red), menyadari ada kendaraan yang melaju di arah yang salah. Dia (si polwan-red) mendekat. Kendaraan tersebut menabraknya dengan sengaja. Kolega saya terlempar ke atap mobil... dan kemudian jatuh ke jalan," terang weber-Boyer.
Polwan yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit setempat dan akan terus dikawal oleh polisi. Sedangkan Presiden Hollande sendiri, seperti dilaporkan iTV, bergegas ke lokasi kejadian.
Empat orang yang di dalam mobil tersebut bergegas keluar setelah menabrak si polwan. Dua orang di antaranya berhasil ditangkap polisi setempat, sedangkan dua orang lainnya kabur dan kini tengah diburu polisi.
Insiden ini terjadi selang seminggu setelah penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang. Namun sumber kepolisian menegaskan bahwa insiden ini tidak berkaitan dengan serangan teror yang melanda Prancis, seminggu lalu.
(nvc/nwk)











































