Sempat Kritis, Polwan Prancis Meninggal Akibat Penembakan di Paris

Sempat Kritis, Polwan Prancis Meninggal Akibat Penembakan di Paris

- detikNews
Kamis, 08 Jan 2015 17:37 WIB
Sempat Kritis, Polwan Prancis Meninggal Akibat Penembakan di Paris
Paris, - Nyawa polisi wanita (polwan) yang terluka akibat ditembak pria bersenjata di pinggiran Paris, Prancis tak bisa diselamatkan. Polwan tersebut meninggal setelah kondisinya kritis akibat luka-luka tembak yang dialaminya.

Demikian disampaikan kepolisian Prancis seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (8/1/2015). Sementara korban kedua dalam insiden penembakan itu, saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Pelaku penembakan di dekat Porte de Chatillon, sebelah selatan Paris itu berhasil lolos dan saat ini tengah diburu kepolisian. Kepolisian setempat belum memberikan penjelasan detail mengenai aksi penembakan pada Kamis pagi waktu setempat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum jelas apakah insiden ini ada kaitan dengan penembakan brutal di kantor majalah Charlie Hebdo pada Rabu, 7 Januari kemarin. Keterangan saksi mata menggambarkan detik-detik pembantaian di Charlie Hebdo oleh tiga pelaku yang diidentifikasi sebagai Said Kouachi (34), Cherif Kouachi (32) dan Hamyd Mourad (18). Baru masuk ke dalam gedung, pelaku langsung melepas tembakan dengan brutal.

Serangan ini dimulai pada Rabu (7/1) sekitar pukul 11.30 waktu setempat, ketika dua pelaku memaksa masuk ke kantor yang ada di Paris bagian timur tersebut. Pelaku langsung menembak seorang teknisi yang ada di meja resepsi.

Pelaku juga menembak sejumlah jurnalis yang tengah menghadiri rapat redaksi di salah satu ruangan. Pelaku berpapasan dengan ilustrator Corinne Rey di lantai dasar dan memintanya untuk memasukkan kode untuk membuka pintu masuk ke kantor Charlie Hebdo.

Dalam serangan yang hanya berlangsung sekitar 5 menit, para pelaku menembak mati seorang polisi yang ditugaskan berjaga di dalam kantor. Sedikitnya 8 jurnalis dan editor yang ada di dalam kantor Charlie Hebdo juga ditembak mati. Total korban jiwa adalah 12 orang.


(ita/ita)


Berita Terkait