Demikian disampaikan kepolisian Prancis seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (8/1/2015). Sementara korban kedua dalam insiden penembakan itu, saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Pelaku penembakan di dekat Porte de Chatillon, sebelah selatan Paris itu berhasil lolos dan saat ini tengah diburu kepolisian. Kepolisian setempat belum memberikan penjelasan detail mengenai aksi penembakan pada Kamis pagi waktu setempat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan ini dimulai pada Rabu (7/1) sekitar pukul 11.30 waktu setempat, ketika dua pelaku memaksa masuk ke kantor yang ada di Paris bagian timur tersebut. Pelaku langsung menembak seorang teknisi yang ada di meja resepsi.
Pelaku juga menembak sejumlah jurnalis yang tengah menghadiri rapat redaksi di salah satu ruangan. Pelaku berpapasan dengan ilustrator Corinne Rey di lantai dasar dan memintanya untuk memasukkan kode untuk membuka pintu masuk ke kantor Charlie Hebdo.
Dalam serangan yang hanya berlangsung sekitar 5 menit, para pelaku menembak mati seorang polisi yang ditugaskan berjaga di dalam kantor. Sedikitnya 8 jurnalis dan editor yang ada di dalam kantor Charlie Hebdo juga ditembak mati. Total korban jiwa adalah 12 orang.
(ita/ita)










































