Otoritas setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (7/1/2015), tangan dan kaki jasad-jasad tersebut terikat dan para korban tampak jelas telah disiksa.
Seorang pejabat kepolisian Guerrero mengatakan, mayat-mayat yang telah membusuk itu ditemukan setelah aparat setempat mendapatkan informasi dari orang tak dikenal. Semua jasad terbungkus kantong plastik berwarna hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guerrero merupakan wilayah miskin tempat ganja dan opium ditanam. Wilayah ini menarik perhatian global setelah hilangnya 43 mahasiswa keguruan pada September 2014 lalu. Para mahasiswa itu diduga kuat telah dibunuh.
(ita/ita)











































