Menurut sumber dari keamanan setempat dan saksi mata, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/1/2015), kedua polisi ini tewas seketika di lokasi kejadian usai ditembak pria bersenjata yang mengenakan penutup wajah.
Situs media otoirtas setempat, Al Ahram juga melaporkan adanya dua polisi yang tewas dalam insiden ini. Insiden penembakan ini terjadi di gereja Kristen Koptik yang ada di sebelah selatan ibukota Kairo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perayaan hari Natal bagi penganut Kristen Koptik di Mesir jatuh pada Rabu (7/1) besok. Oleh karena itu, otoritas Mesir meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja menjelang libur Natal.
Warga penganut Kristen Koptik di Mesir mencapai sekitar 10 persen dari total populasi 85 juta jiwa. Komunitas penganut Kristen Koptik sejak berabad-abad lalu berada di Mesir dan sudah biasa hidup berdampingan dengan warga mayoritas muslim Sunni.
Pasca pelengseran Presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013 lalu, sejumlah gereja dan bangunan terkait warga Kristen Koptik di wilayah Kairo bagian selatan, dibakar dan dihancurkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Ikhwanul Muslimin yang menaungi Morsi, saat itu mengaku tidak terlibat dalam serangan terhadap warga Kristen di Mesir. Mereka malah menuding militer Mesir sengaja memanfaatkan warga minoritas untuk membenarkan aksi kekerasan mereka.
(nvc/ita)











































