"Serangan itu benar-benar perbuatan tidak manusiawi," cetus juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham seperti dilansir Xinhua, Rabu (17/12/2014).
Ditegaskannya, terorisme, ekstremisme yang membahayakan nyawa orang-orang tak bersalah dengan tujuan apapun adalah hal yang sangat tercela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total 145 orang, termasuk 132 anak-anak tewas dalam pembantaian yang dilakukan para militan Taliban di sekolah yang dikelola militer, Army Public School di Peshawar pada Selasa (16/12) pagi waktu setempat.
Kebanyakan siswa yang tewas berumur antara 12 tahun dan 16 tahun. Namun ada pula 10 guru dan staf sekolah yang ikut dibantai. Termasuk seorang asisten kantor berumur 28 tahun yang ditembak dan dibakar hidup-hidup. Tiga tentara juga tewas dalam baku tembak dengan para teroris Taliban itu.
Pasukan Pakistan yang tiba di sekolah tersebut langsung terlibat baku tembak dengan para teroris yang berjumlah 7 orang (ada pula yang menyebut enam orang). Hingga pukul 16.00 waktu setempat, pasukan berhasil menyudutkan para penyerang ke empat bangunan. Beberapa jam kemudian, atau sekitar 8-9 jam setelah serangan dimulai, semua teroris tewas.
(ita/ita)











































