Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam dua serangan bom bunuh diri di Afghanistan yang menewaskan tujuh orang. Salah satu pengeboman terjadi di auditorium sebuah sekolah.
PBB seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (12/12/2014) menyatakan sangat prihatin akan ancaman Taliban yang terus ada. Dalam statemennya, 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB mengecam sekeras-kerasnya serangan-serangan bom pada Kamis, 11 Desember waktu setempat tersebut.
Dua aksi bom bunuh diri tersebut, salah satunya menargetkan auditorium sebuah sekolah yang didanai Prancis yang berada di ibukota Kabul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewan Keamanan (DK) PBB menekankan keprihatinan serius mereka akan ancaman-ancaman yang ditimbulkan Taliban, Al-Qaeda dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya. DK PBB juga menegaskan perlunya membawa pelaku, pengelola, pendana dan pendukung aksi-aksi terorisme tersebut.
Namun diserukan DK PBB agar Afghanistan tidak goyah oleh rangkaian serangan tersebut, dan agar negeri itu terus di jalurnya untuk maju berkembang.
"Tak ada aksi teroris yang bisa mengubah jalan menuju perdamaian, demokrasi dan stabilitas di Afghanistan," demikian pernyataan DK PBB.
(ita/ita)











































