Protes Kekerasan Polisi terhadap Warga Kulit Hitam di AS Berujung Bentrok

Protes Kekerasan Polisi terhadap Warga Kulit Hitam di AS Berujung Bentrok

- detikNews
Senin, 08 Des 2014 16:53 WIB
Protes Kekerasan Polisi terhadap Warga Kulit Hitam di AS Berujung Bentrok
Reuters
California - Unjuk rasa memprotes tak diadilinya polisi yang mencekik mati warga kulit hitam di New York terjadi hingga ke penjuru barat AS, California. Aksi protes ini berujung bentrok setelah demonstran melemparkan benda-benda ke arah polisi, sehingga memicu tembakan gas air mata.

Seperti dilansir Reuters, Senin (8/12/2014), ada sekitar 750 demonstran yang memblokir jalan raya di dua lokasi di area Berkeley, dekat San Fransisco. Akibat aksi ini, polisi setempat bergerak untuk membersihkan jalan dan berujung pada penangkapan beberapa demonstran.

Via akun Twitter-nya, California Highway Patrol's Golden Gate menuturkan bahwa gas air mata terpaksa ditembakkan ke arah demonstran setelah mereka melemparkan benda-benda, termasuk peledak ke arah polisi. Demonstran juga dilaporkan melakukan penjarahan pada beberapa toko di Berkeley.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam keterangan terpisah via akun Twitter beberapa demonstran, dilaporkan bahwa polisi menembakkan peluru karet untuk membubarkan demonstran.

Aksi protes atas kasus warga kulit hitam Eric Garner yang dicekik hingga tewas oleh polisi di New York berlangsung sejak Sabtu (6/12) di California. Protes muncul setelah juri di New York menyatakan tidak akan mengadili polisi yang 'membunuh' Garner pada Juli lalu.

Pada Minggu (7/12) malam, ratusan demonstran di Berkeley turun ke jalanan untuk melanjutkan protes mereka dengan damai. Namun entah bagaimana, aksi damai tersebut berujung kerusuhan. Demonstran melakukan penjarahan dan pelemparan batu.

Padahal aksi protes di wilayah New York sendiri dan wilayah lain cenderung berlangsung damai.

(nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads