Publik di negara bagian Penang, Malaysia diresahkan oleh temuan jasad-jasad yang dimutilasi ataupun potongan-potongan tubuh manusia dalam beberapa bulan terakhir. Ini terjadi di tengah adanya 18 kasus pembunuhan warga Myanmar yang misterius.
Otoritas Malaysia tidak banyak berkomentar mengenai rentetan pembunuhan warga Myanmar itu. Namun hari ini, kepolisian setempat menyatakan, mereka yakin bahwa rangkaian pembunuhan itu terkait dengan kekerasan sektarian antara warga Buddha dan muslim di Myanmar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pembalasan dendam yang mereka bawa ke sini dari negara mereka," imbuhnya.
Dikatakannya, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus-kasus pembunuhan ini.
Seperti diketahui, kekerasan sektarian antara warga Buddha dan muslim Rohingya terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar pada tahun 2012 lalu. Sekitar 200 orang tewas dan hingga 140 ribu orang, kebanyakan warga Rohingya, kehilangan tempat tinggal akibat konflik tersebut.
Menurut para aktivis Myanmar di Malaysia, puluhan warga Buddha telah tewas sebagai balas dendam terkait kekerasan di Rakhine. Warga Buddha Myanmar mengeluhkan otoritas Malaysia yang tidak berbuat banyak untuk menghentikan serangan-serangan tersebut.
(ita/ita)











































