Operasi gratis tersebut digelar oleh sebuah NGO di sebuah kamp mata. Diyakini kamp tersebut melanggar aturan kesehatan karena kondisinya yang sangat tidak higienis.
Mereka yang kehilangan penglihatan semuanya berusia di atas 60 tahun dan berasal dari desa Gago Mahal di Amritsar. Demikian seperti diberitakan kantor berita NDTV, Jumat (5/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar 6-7 orang telah buta permanen. Butuh waktu seminggu untuk mengetahui apakah penglihatan yang lainnya masih bisa diselamatkan atau tidak," tutur Wakil Kepala Kepolisian Amritsar Ravi Bhagat.
"Penyelanggara melangar aturan. Mereka tidak menyebutkan obat apa yang mereka pakai dan dokter-dokter mana yang melakukan operasi. Kami sedang menyelidiki siapa dokter-dokter tersebut dan apakah obat yang keliru telah digunakan," imbuh Bhagat.
Insiden ini semakin meningkatkan kekhawatiran akan keamanan kamp-kamp medis gratis di wilayah-wilayah miskin India. Beberapa pekan lalu, 11 wanita tewas dan 34 wanita lainnya harus dirawat di rumah sakit setelah menjalani operasi sterilisasi di kamp keluarga berencana yang dikelola pemerintah di wilayah Chhattisgarh.
(ita/ita)










































