Irak Sebut Wanita yang Ditahan Libanon Bukan Istri Pemimpin ISIS

Irak Sebut Wanita yang Ditahan Libanon Bukan Istri Pemimpin ISIS

- detikNews
Rabu, 03 Des 2014 16:37 WIB
Irak Sebut Wanita yang Ditahan Libanon Bukan Istri Pemimpin ISIS
Abu Bakr al-Baghdadi saat khotbah di Mosul, Irak (Reuters)
Baghdad -

Setelah menjadi pemberitaan, Kementerian Dalam Negeri Irak menyebut wanita yang ditangkap militer Libanon bukanlah istri pemimpin ISIS. Irak menyebut, wanita itu hanya saudara perempuan dari seorang terpidana kasus bom di Irak.

Militer Libanon mengklaim berhasil menangkap istri dan anak pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi di perbatasan Suriah. Keduanya ditangkap saat menyeberang perbatasan dan kedapatan menggunakan paspor palsu.

"Wanita yang ditahan otoritas Libanon adalah Saja Abdul Hamid al-Dulaimi, saudara perempuan dari Omar Abdul Hamid al-Dulaimi yang ditahan oleh otoritas kami dan divonis mati atas keterlibatannya dalam serangan bom," ucap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Brigadir Jenderal Saad Maan kepada Reuters, Rabu (3/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Maan, Baghdadi memiliki dua istri namun tidak ada istri dengan nama Saja Abdul Hamid al-Dulaimi.

"Istri-istri teroris al-Baghdadi ialah Asmaa Fawzi Mohammed al-Dulaimi dan Esraa Rajab Mahel al-Qaisi, dan tidak ada istri dengan nama Saja al-Dulaimi," terangnya.

Lebih lanjut, Maan menjelaskan Saja al-Dulaimi diketahui melarikan diri ke Suriah. Tidak hanya itu, Saja juga sempat menjadi tahanan di sana.

Menurut Maan, dia masuk dalam kelompok tahanan wanita yang dibebaskan sebagai pertukaran dengan sekelompok biarawati yang disandera militan di Suriah.

Kini, Saja yang warga negara Irak ini masih berada dalam penahanan Libanon dan diinterogasi oleh Kementerian Pertahanan Libanon. Belum ada tanggapan langsung dari pemimpin ISIS sendiri terkait klaim Libanon tersebut.

(nvc/ita)


Berita Terkait