Ledakan bom bunuh diri melanda kediaman Duta Besar (Dubes) Iran di Sanaa, Yaman. Pelaku menggunakan mobil yang dipasangi bom dan menewaskan tiga orang di lokasi kejadian.
Seperti disampaikan saksi mata kepada Reuters, Rabu (3/12/2014), ledakan tersebut menimbulkan lubang besar pada dinding rumah Dubes Iran tersebut. Serpihan dan puing-puing bangunan bahkan dilaporkan terlempar hingga ke jalanan di area diplomatik yang dikawal ketat.
Paramedis setempat bersama tentara Yaman tiba di lokasi yang terlihat kacau akibat ledakan. Seorang tentara Yaman lainnya dan seorang tentara Iran yang mengawal kediaman tersebut ditemukan tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak diketahui pasti apakah Dubes Iran tengah berada di kediamannya saat ledakan terjadi. Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.
Namun diketahui bahwa pemberontak Syiah yang dekat dengan pemerintah Iran pernah mengambil alih Sanaa pada September lalu dan memicu bentrok dengan etnis Sunni dan juga dengan militan jaringan Al-Qaeda di Yaman.
Amerika Serikat dan sekutu AS di wilayah Teluk mencurigai Iran sengaja mencampuri urusan dalam negeri Yaman. Namun tudingan ini telah dibantah oleh otoritas Iran.
Para diplomat Iran kerap menjadi target serangan di Yaman beberapa waktu sebelumnya. Seorang diplomat Iran bahkan dilaporkan masih disandera militan setempat hingga kini. Sementara seorang diplomat lainnya tewas dibunuh pada tahun ini ketika melawan saat hendak diculik.
(nvc/ita)











































