Kelompok tersebut menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (2/12/2014), para pejuang mujahiddinnya telah mengeksekusi mati 40 orang. Namun menurut pemerintah Kenya, jumlah korban tewas sebanyak 36 orang.
Dalam statemennya, Al-Shabaab menyatakan pembunhan itu dilakukan sebagai hukuman bagi Kenya karena mengirimkan pasukan ke Somalia untuk bergabung dengan pasukan Afrika dalam memerangi Al-Shabaab. Hal seperti ini kerap disampaikan Al-Shabaab usai melancarkan serangan-serangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata tersebut mengatakan, para pekerja itu diserang saat sedang tidur di tenda-tenda mereka yang berada di areal tambang.
Di wilayah yang sama, sekitar 28 orang tewas ketika para militan Al-Shabaab membajak sebuah bus bertujuan ke Nairobi. Kenya telah mengalami serangkaian serangan penembakan dan granat sejak negara itu mengirimkan pasukan ke Somalia untuk memerangi Al-Shabaab pada akhir tahun 2011.
(ita/ita)











































