Dalam pernyataannya, seperti dikutip media setempat Tianshan News dan dilansir Reuters, Sabtu (29/11/2014), otoritas Xinjiang menyebut beberapa korban tewas dalam serangan tersebut merupakan 'perusuh' yang menyerang warga.
Menurut media setempat, CCTV, ada 11 pelaku yang ditembak mati oleh kepolisian setempat. Insiden ini terjadi pada Jumat (28/11) waktu setempat di Shache County.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas setempat menyebutkan, ada sejumlah benda yang disita kepolisian setempat dari lokasi kejadian, seperti bahan peledak, pisau berukuran besar dan kapak.
Motif serangan ini belum diketahui pasti. Namun otoritas setempat, seperti dilansir AFP, menyebutnya sebagai 'serangan teroris'.
Xinjiang yang dihuni mayoritas warga etnis Han dan warga etnis muslim Uighur ini tergolong sering dilanda aksi kekerasan. Seringkali otoritas China menyalahkan militan muslim Uighur atas berbagai insiden di wilayah tersebut.
(nvc/gah)










































