Seperti dilansir Reuters, Jumat (28/11/2014), dinas keamanan Israel Shin Bet menyatakan telah menangkap 30 anggota Hamas pada September lalu. Beberapa orang di antaranya mendapat pelatihan senjata dan bahan peledak dari Hamas di Yordania dan Jalur Gaza.
Anggota Hamas yang ditangkap, menurut Shin Bet, merencanakan serangan terhadap sejumlah target Israel, termasuk terhadap stadion sepak bola Teddy dan jalur kereta di Yerusalem. Shin Bet menyebut, perencanaan awal dilakukan oleh pejabat Hamas di Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak memiliki informasi soal klaim Israel ini ... Jelas-jelas Israel ingin menciptakan kisah baru demi mengalihkan perhatian dunia dari eskalasi (konflik) di Yerusalem," sebut juru bicara Hamas.
Serangkaian aksi kekerasan terjadi di wilayah Yerusalem dalam beberapa minggu terakhir, di tengah ketegangan ketegangan terkait kawasan suci yang menjadi lokasi berdirinya Masjid Al-Aqsa dan kuil Yahudi.
Sedikitnya 11 warga Israel, termasuk empat rabbi Yahudi dan seorang polisi tewas karena ditusuk dan ditembak warga Palestina dalam serangan brutal di sebuah sinagoge di Yerusalem. Sedangkan 12 warga Palestina tewas dalam serangkaian insiden, termasuk beberapa di antaranya pelaku serangan terhadap warga Israel.
(nvc/nrl)










































