Dilaporkan Accuweather.com seperti dilansir AFP, Jumat (28/11/2014), sekitar 300 ribu warga AS harus hidup tanpa listrik di tengah badai salju pada Kamis (27/11) waktu setempat. Salju yang lebat dan tebal merusak kabel-kabel dan tiang listrik yang ada, sehingga suplai terhadap warga terputus.
Area yang paling parah terkena dampak badai salju ialah New Hampshire, yakni sekitar 174 ribu rumah tidak mendapat aliran listrik hingga Kamis (27/11) sore. Sedangkan Central Maine Power menyebut ada 74 ribu pelanggannya yang tidak mendapat aliran listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebabnya, badai salju ini juga memicu pembatalan jadwal penerbangan pada Rabu (26/11) waktu setempat. Lebih dari 9 ribu jadwal penerbangan dibatalkan atau mengalami penundaan sehari sebelum perayaan Thanksgiving.
Pembatalan terpaksa dilakukan karena salju disertai hujan yang terus melanda wilayah timur laut, termasuk New York, Washington, Boston dan Philadelphia.
Situs pelacakan penerbangan FlightAware.com tidak menunjukkan adanya penundaan atau pembatalan penerbangan yang signifikan di wilayah AS bagian timur laut pada Kamis (27/11) waktu setempat.
Libur Thanksgiving merupakan salah satu masa bepergian paling sibuk di AS. Kelompok travel American Automobile Association (AAA) mencatat, lebih dari 46 juta warga AS diperkirakan melakukan perjalanan ke wilayah lain atau pulang ke kampung halaman, baik via darat maupun udara.
(nvc/nrl)