Wanita bernama Denise O'Neal yang kini lebih memilih menggunakan nama Teddy Bear Paradise ini, mengirimkan surat pada November 2013, yang isinya ancaman pembunuhan terhadap Presiden Obama. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (19/11/2014).
Sekitar sebulan kemudian, wanita ini mengungkapkan kepada dua agen Secret Service soal niatnya menghabisi nyawa Obama. Aksinya itu membuatnya ditangkap dan diseret ke pengadilan.
Wanita ini telah mengaku bersalah dalam persidangan yang digelar Agustus lalu. Tapi tidak disebutkan motifnya melontarkan ancaman pembunuhan terhadap orang nomor satu di AS tersebut.
Dia terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara. Namun kemudian pengadilan menjatuhkan vonis 1 tahun 9 bulan penjara terhadapnya, dalam sidang putusan yang digelar Selasa (18/11) waktu setempat.
Kasus ini merupakan kasus kedua yang menjerat wanita yang berusia 50-an tahun ini. Dokumen pengadilan menyebutkan, O'Neal pernah mengirimkan surat berisi ancaman pembunuhan Presiden George W Bush pada tahun 2008 lalu.
Kemudian pada tahun 2005 lalu, dia juga dinyatakan bersalah mengirimkan surat ancaman lainnya di California.
(nvc/ita)











































