Kepolisian Inggris kembali menangkap seorang pria terkait terorisme. Pria ini dicurigai menjadi penyandang dana aktivitas terorisme di luar negeri, namun tidak disebutkan kelompok militannya.
Kendati demikian, kepolisian Inggris menyatakan, kasus ini tidak memberikan ancaman langsung bagi warga Inggris. Demikian seperti dilansir Reuters, Kamis (13/11/2014).
Kepolisian unit South East Counter Terrorism menangkap pria berusia 27 tahun ini di wilayah Slough, pinggiran London. Pria tersebut ditangkap atas kecurigaan pelanggaran pidana terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris telah meningkatkan kewaspadaannya terhadap ancaman terorisme, pasca merajalelanya aksi serangan berbau teror di wilayahnya. Selain itu juga pasca ancaman militan ISIS yang telah memenggal warga Inggris, semakin meningkat.
Inggris menaikkan level ancaman internasional hingga ke tingkat tertinggi kedua, atau pada level 'parah' pada Agustus lalu. Operasi antiterorisme terus dilakukan oleh Kepolisian Inggris dan berlangsung lebih sering dari sebelumnya.
Perdana Menteri David Cameron dan pejabat keamanan Inggris berulang kali mengingatkan bahaya dan ancaman ISIS yang merajalela di Irak dan Suriah. Sedangkan Bowden mengingatkan agar warga Inggris lebih waspada dan berperan aktif dalam mencegah para pelaku jihad bepergian ke zona konflik.
"Saya meminta agar kita semua terus berusaha mencegah siapapun yang berusaha pergi ke Suriah atau wilayah konflik lainnya," ucapnya.
(nvc/ita)











































