Seperti yang dilansir oleh AFP, Jumat (7/11/2014) dini hari, David adalah ahli pembuat bom kelompok Khorasan tersebut. Ia telah menjadi incaran AS karena dikhawatirkan melakukan serangan bom di Eropa dan Amerika Serikat.
"Dia adalah salah satu target," ujar pejabat senior pertahanan AS.
Namun masih butuh waktu untuk mengkonfirmasi kematian David. "Kami pikir, (serangan) kita mengenainya," tambah pejabat tersebut.
David adalah seorang mualaf yang dicurigai bekerja sama dengan veteran Alqaeda yakni kelompok Khorasan. Para pejabat AS mengatakan David sangat berbahaya dan merencanakan untuk menyerang negara-negara Barat.
Pesawat tempur AS telah menyerang kelompok Khorasan sebelumnya pada 23 September lalu. Para pejabat AS menggambarkan kematian David sebagai pukulan serius untuk kelompok tersebut.
(vid/aws)











































