Seorang bankir muda Inggris dikenai dua dakwaan pembunuhan di Hong Kong setelah otoritas setempat menemukan jasad dua wanita di apartemen mewahnya. Menurut media Hong Kong, kedua wanita tersebut adalah WNI yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Bankir berumur 29 tahun itu akan muncul di persidangan setempat hari ini untuk mendengarkan secara resmi dakwaan yang dijeratkan padanya.
Oleh media setempat, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (3/11/2014), bankir tersebut diidentifikasi sebagai Rurik Jutting yang bekerja sebagai trader di bank terkemuka Amerika Serikat, Bank of America Merrill Lynch. Namun pria itu telah mengundurkan diri dari pekerjaannya beberapa hari sebelum pembunuhan tersebut terkuak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di apartemen pria itu, salah satu korban ditemukan dalam sebuah koper dengan kepala nyaris terpenggal. Korban lainnya ditemukan tergeletak dengan luka gorokan di lehernya. Menurut media lokal yang mengutip kepolisian, jasad dalam koper diperkirakan telah meninggal tiga atau empat hari lalu.
(ita/ita)










































