Ledakan bom itu terjadi pada Minggu, 2 November sekitar pukul 18.12 waktu setempat di luar pintu gerbang lapangan parade, tempat banyak orang sedang berkumpul. Lokasi terletak sekitar 500 meter dari perbatasan India. Bom ini meledak beberapa menit setelah seremoni penurunan bendera yang digelar di lapangan tersebut.
Inspektur Jenderal Kepolisian Punjab Mushtaq Sukhera mengkonfirmasi seperti dilansir NDTV, Senin (3/11/2014), serangan itu merupakan aksi bom bunuh diri. Para korban jiwa sebagian besar adalah warga sipil. Bahkan satu keluarga yang terdiri dari delapan orang termasuk di antara mereka yang tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada keterangan mengenai pelaku pengeboman maupun motifnya. Juga belum ada pihak atau kelompok yang mengklaim pengeboman itu.
Menurut sumber, sekitar 15 hari lalu ada peringatan soal kemungkinan serangan bom bunuh diri. Pengamanan pun diperketat di perbatasan India dan Pakistan. Militer Pakistan telah menempatkan lebih banyak personel dan memasang barikade tambahan di perbatasan dengan India. Langkah serupa dilakukan oleh Border Security Force, yang mengawasi bagian perbatasan India di Attari.
Seremoni di perbatasan Wagah-Attari tersebut merupakan salah satu yang terlama dalam operasi antara India dan Pakistan. Seremoni tersebut terus dilakukan tanpa terpengaruh naik turunnya hubungan kedua negara tersebut. Termasuk pelanggaran gencatan senjata di perbatasan India dan Pakistan belum lama ini.
(ita/ita)











































