Kepolisian setempat kini tengah menginterogasi seorang tersangka terkait insiden ini. Pemerkosaan itu terjadi dua kali, yakni pada 28 dan 29 Oktober. Demikian disampaikan pejabat kepolisian Alok Kumar seperti dilansir NDTV, Jumat (31/10/2014).
Menurut sumber kepada NDTV, pada Rabu, 29 Oktober lalu, korban mengeluh sakit di bagian perut. Ketika keluarganya membawa bocah itu ke rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa dia telah diperkosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah menahan satu orang dan kami juga telah memasukkan kasus terhadap sekolah tersebut karena tidak mengikuti pedoman kepolisian," tutur Kumar.
Belum lama ini, kepolisian India telah membuat pedoman mengenai keselamatan anak-anak di sekolah. Pedoman ini dikeluarkan setelah beberapa insiden pemerkosaan dilaporkan terjadi di sekolah-sekolah. Dalam pedoman itu termasuk tentang pemasangan kamera CCTV di sekolah dan GPS di bus-bus sekolah.
Sebelumnya pada 21 Oktober lalu, seorang anak berumur 3 tahun juga diperkosa di sekolahnya. Kepolisian telah mengajukan tuntutan kriminal terhadap pihak sekolah atas pemerkosaan tersebut. Di hari yang sama, kepolisian mengajukan berkas dakwaan atas kasus pemerkosaan anak perempuan berusia 6 tahun di sekolah Vibgyor International School. Dua pelatih senam telah ditangkap dalam kasus pemerkosaan tersebut.
(ita/ita)











































