Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina yang Tembak Aktivis Yahudi

Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina yang Tembak Aktivis Yahudi

- detikNews
Kamis, 30 Okt 2014 15:24 WIB
Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina yang Tembak Aktivis Yahudi
Ilustrasi
Yerusalem -

Kepolisian Israel menembak mati pria Palestina yang merupakan penembak aktivis Israel di Yerusalem. Pria Palestina ini melepas tembakan ke arah polisi dan melawan saat hendak ditangkap.

"Unit polisi antiteroris mengepung sebuah rumah di kawasan Abu Tor, untuk menangkap pelaku percobaan pembunuhan Yehuda Glick. Segera setelah tiba di lokasi, polisi ditembaki. Polisi balas menembak dan menewaskan pelaku," tutur juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld seperti dilansir Reuters, Kamis (30/10/2014).

Secara terpisah, situs resmi Hamas mengidentifikasi pria Palestina yang ditembak tersebut sebagai Moataz Hejazi (32). Disebutkan bahwa Hejazi pernah mendekam di penjara Israel selama 11 tahun, sebelum akhirnya bebas tahun 2012.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Glick ditembak saat berada di Yerusalem, usai menghadiri konferensi kampanye agar warga Yahudi diperbolehkan berdoa di Old City, yang merupakan lokasi sakral bagi umat Yahudi maupun muslim.

Akibatnya, pria berusia 50 tahun ini mengalami luka serius, namun kini dalam kondisi stabil. Glick telah menjalani operasi atas luka tembak di bagian dada dan perut yang dideritanya.

Dampak dari insiden penembakan ini, kepolisian Israel mengambil langkah-langkah dengan menutup kompleks Old City, yang menjadi lokasi dari Temple Mount yang sakral bagi umat Yahudi, atau yang disebut sebagai Haram al-Sharif oleh umat muslim. Penutupan ini dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

Otoritas setempat melakukan pengerahan polisi besar-besaran di wilayah Yerusalem Timur, pasca insiden penembakan ini. Helikopter terlihat mengudara di wilayah tersebut.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini