Demikian disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (30/10/2014).
Wakil Dirjen WHO Bruce Aylward mengatakan, jumlah kematian dan pasien yang baru masuk ke rumah sakit telah menurun dan ada stagnansi dalam kasus-kasus yang terkonfirmasi. Meski dia juga mengingatkan untuk tidak terlalu optimis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wabah Ebola yang melanda Afrika Barat sejak Maret lalu, disebut sebagai krisis kesehatan terparah di dunia dalam beberapa dekade terakhir. Menurut WHO, total 4.922 orang telah tewas akibat Ebola, dengan korban jiwa terbanyak berada di Liberia, Guinea dan Sierra Leone.
Saat ini kasus-kasus Ebola juga telah dilaporkan di Spanyol dan Amerika Serikat. Sementara Senegal dan Nigeria telah dinyatakan bebas dari Ebola, setelah melewati dua periode inkubasi atau total 42 hari tanpa adanya kasus baru.
(ita/ita)











































