Aktivitas peretasan terdeteksi pada jaringan komputer Gedung Putih Amerika Serikat. Namun demikian, hal ini tidak berlangsung lama karena tindakan penanganan telah dilakukan.
Menurut pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya, seperti dilansir Reuters, Rabu (29/10/2014), aktivitas mencurigakan ini terjadi pada jaringan komputer tak rahasia atau jaringan biasa yang digunakan oleh staf Kantor Eksekutif Presiden AS di Gedung Putih.
Namun pejabat tersebut enggan menyebut pihak mana yang bertanggung jawab atau berada di balik aktivitas mencurigakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat memeriksa ancaman yang muncul, kami mengidentifikasi aktivitas mencurigakan pada jaringan EOP. Setiap aktivitas semacam itu merupakan hal yang kami tangani dengan serius. Dalam kasus ini, kami segera melakukan langkah untuk mengevaluasi dan mengurangi aktivitasnya," terang pejabat Gedung Putih.
Menurut pejabat tersebut, langkah-langkah teknis yang dilakukan untuk menangkal aktivitas peretasan tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap jaringan EOP. Sejumlah persoalan telah diatasi, namun tugas evaluasi masih terus berlanjut.
"Tindakan kami terus berlanjut dan beberapa tindakan ini berujung pada pemadaman sementara dan hilangnya konektivitas pada beberapa pengguna EOP," imbuhnya.
Pejabat Gedung Putih lainnya menuturkan kepada Reuters, tidak indikasi jaringan rahasia pada Gedung Putih yang terkena dampak aktivitas mencurigakan ini. Sama seperti kantor pemerintah lainnya di AS, Gedung Putih cukup sering menghadapi ancaman peretasan.
(nvc/ita)











































