Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 521 Militan dan 32 Warga Sipil

Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 521 Militan dan 32 Warga Sipil

- detikNews
Kamis, 23 Okt 2014 14:42 WIB
Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 521 Militan dan 32 Warga Sipil
Ilustrasi
Damaskus - Serangan udara militer Amerika Serikat dan pasukan koalisi di wilayah Suriah, sudah berlangsung sekitar sebulan terakhir. Dilaporkan serangan AS tersebut menewaskan 521 anggota militan dan 32 warga sipil setempat.

Organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan, sebagian besar militan yang tewas, atau sekitar 464 orang merupakan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah.

Sedangkan sisanya, sebanyak 57 orang merupakan anggota militan Nusra Front, yang masih terkait dengan Al-Qaeda. Demikian seperti dilansir Reuters, Kamis (23/10/2014).

Observatory menuturkan, sebanyak 6 warga sipil yang tewas merupakan anak-anak dan sebanyak 5 warga sipil lainnya berjenis kelamin wanita.

Milter AS dibantu oleh negara-negara Arab melancarkan serangan udara terhadap ISIS yang ada di Irak sejak Juli lalu, dan yang ada di Suriah sejak September lalu. Inggris dan Prancis juga ikut menggempur ISIS di Irak.

Di Irak, AS mendapat dukungan dari pemerintah setempat untuk melawan ISIS. Sedangkan di Suriah, AS mendasarkan aksinya pada Pasal 51 Piagam PBB, yang mengatur hak membela diri bagi individu atau kolektif terhadap serangan bersenjata.

Juru bicara Komando Pusat AS, Kolonel Patrick Ryder menuturkan pada Sabtu (18/10) lalu, AS mendapat laporan adanya warga sipil yang menjadi korban serta adanya kerusakan pada fasilitas sipil di Suriah akibat serangan udara AS dan koalisi.

"Kami memiliki proses untuk menyelidiki setiap tudingan," ucapnya.

Menurut Observatory, serangan AS dan koalisi dilancarkan di wilayah Aleppo, Deir al-Zor, Idlib, Raqqa dan Al-Hassakah.

(nvc/ita)


Berita Terkait