Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengatakan, alat-alat pencari paling canggih digunakan untuk melakukan pencarian di Samudera Hindia. Karena itulah, ujarnya, hanya masalah waktu untuk menemukan pesawat Boeing 777-200ER tersebut.
"Jika area yang kita periksa telah ditentukan, dari saran yang kita terima, kita 99,9 persen optimis (pesawat akan ditemukan)," ujar Hishammuddin seperti dilansir New Straits Times, Kamis (23/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu disampaikan pejabat tinggi negeri Jiran itu setelah meresmikan partisipasi alat Go Phoenix dan Prosas Side Scan Sonar dalam operasi pencarian MH370.
Sonar akan dipasangkan pada Go Phoenix dan bisa melakukan pencarian hingga ke kedalaman 6 ribu meter, yang mencakup areal seluas hingga 194 kilometer persegi setiap harinya. Misi ini didanai oleh raksasa perminyakan Malaysia, Petronas.
Ditekankan Hishammuddin, otoritas telah menggunakan semua upaya untuk menemukan MH370.
"Kita tak bisa berhenti berharap... kita harus terus berharap karena untuk saat ini harapan adalah yang kita punya... Kita akan menemukan MH370," pungkasnya.
Pesawat MH370 menghilang dari layar radar sekitar sejam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 8 Maret lalu. Pesawat bertujuan Beijing, China itu mengangkut 227 penumpang dan 12 kru pesawat.
(ita/ita)










































