Insiden kecil terjadi ketika presiden Amerika Serikat Barack Obama melakukan early voting di kampung halamannya, Chicago. Seorang pemuda mendekati dan meminta Obama untuk tidak mengganggu kekasihnya.
"Mr President, jangan sentuh kekasih saya," ujar pemuda bernama Mike Jones tersebut kepada Obama, seperti dilansir CNN, Rabu (22/10/2014).
Hal ini terjadi ketika kekasih Jones, Aia Cooper menggunakan hak suaranya di bilik suara sebelah Obama. Jones melontarkan kata-kata tersebut dengan niat bercanda, namun Cooper malah merasa dipermalukan oleh ulah kekasihnya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Cooper yang ada di sebelahnya, Obama melontarkan lelucon. "Contoh seorang kakak yang mempermalukanmu tanpa alasan," ucapnya.
Saat diwawancara oleh CNN, Cooper mengaku dirinya sangat terkejut dan malu atas perkataan Jones yang telah menjadi tunangannya. "Saya gemetar," ucapnya.
Cooper mengaku dirinya sangat gugup ketika tahu hendak menggunakan bilik suara yang ada di sebelah Obama, bahkan sebelum sang kekasih melontarkan komentar mengejutkan tersebut.
Saat kejadian, Cooper segera meminta maaf kepada Obama dengan menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka kekasihnya akan melontarkan komentar tersebut. Namun setidaknya, Cooper pulang ke rumah dengan kisah yang menarik, yakni Presiden Obama bercanda dengannya bahwa dia harus memberitahu teman dan keluarganya soal ulah Mike.
Usai memilih, Obama mendatangi Jones dan Cooper sambil berkata: "Beri aku kecupan dan berikan dia sesuatu untuk dibahas." Lantas Obama memeluk dan mencium Cooper di pipi.
"Sekarang dia sangat cemburu," imbuh Obama sambil tertawa kecil.
Namun Cooper berusaha menenangkan situasi. "Di pipi, hanya di pipi -- tolong, Michelle, jangan mendatangiku -- hanya di pipi," canda Cooper dalam wawancara dengan media setempat, WLS-TV yang berafiliasi dengan CNN, setelah voting.
(nvc/ita)











































