Ledakan bom tersebut menargetkan sebuah bus militer Afghan di bagian barat Kabul pada Selasa, sekitar pukul 06.45 waktu setempat. Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Afghan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/10/2014). Bom tersebut diledakkan dari jauh.
"Dalam serangan bom dengan remote-control terhadap bus militer pada pukul 06.45 di Aqa Ali Shams, Kabul, empat personel militer tewas dan 12 terluka, termasuk enam warga sipil," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taliban belakangan ini telah meningkatkan serangan-serangan mereka terhadap pasukan keamanan Afghan. Peningkatan serangan ini terjadi sementara pasukan perang asing akan ditarik mundur dari Afghanistan pada akhir tahun ini.
Namun sebanyak 9.800 pasukan Amerika Serikat akan tetap berada di negeri itu, sesuai kesepakatan keamanan AS-Afghan yang ditandatangani bulan lalu.
Menurut militer AS, sebanyak 7 ribu hingga 9 ribu polisi atau tentara Afghan telah tewas atau terluka akibat serangan-serangan militan sepanjang tahun ini.
(ita/ita)











































