"Ini merupakan serangan bunuh diri yang menargetkan orang-orang yang baru meninggalkan Husseiniyat al-Khayrat (setelah salat dzuhur)," terang kolonel polisi setempat, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2014).
Sedangkan menurut otoritas medis setempat, sedikitnya 26 orang luka-luka akibat ledakan bom bunuh diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa hari terakhir, serangan yang terjadi di Baghdad mengalami peningkatan. Beberapa serangan diklaim dilakukan oleh militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Rentetan serangan bom di negara ini meningkatkan kekhawatiran publik. Muncul ketakutan bahwa kelompok ekstremis setempat berupaya menargetkan kerumunan warga dalam jumlah banyak.
Terutama sebentar lagi akan digelar peringatan Muharram, akhir pekan ini. Muharram merupakan bulan tersuci kedua setelah Ramadan bagi sebagian besar warga muslim, termasuk di Irak.
Ratusan ribu warga penganut Syiah biasanya berkumpul di kota suci Karbala untuk memperingatinya. Beberapa tahun sebelumnya, peristiwa seperti ini diwarnai oleh serangan bom mematikan.
(nvc/nwk)











































