Diduga Terkena Ebola, Hasil Tes Perawat Spanyol Ternyata Negatif

Diduga Terkena Ebola, Hasil Tes Perawat Spanyol Ternyata Negatif

- detikNews
Senin, 20 Okt 2014 08:34 WIB
Diduga Terkena Ebola, Hasil Tes Perawat Spanyol Ternyata Negatif
Ilustrasi
Madrid -

Seorang perawat Spanyol yang diduga terinfeksi virus Ebola, ternyata hasil pemeriksaannya negatif. Perawat ini diduga terinfeksi setelah merawat dua pasien Ebola yang meninggal dunia di Madrid, Spanyol.

Teresa Romero masuk rumah sakit di Madrid pada 6 Oktober lalu, karena diduga terinfeksi virus mematikan ini. Tapi hasil pemeriksaan pertama yang dirilis pada Minggu (19/10), dinyatakan negatif.

Namun demikian, Romero masih harus menjalani pemeriksaan kedua sebelum dia dinyatakan bebas Ebola. Perawat berusia 44 tahun ini sempat merawat dua pasien Ebola yang meninggal dunia di Rumah Sakit Carlos III, Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2014).

Dalam pernyataannya, komisi khusus Ebola di Spanyol menyebutkan, Romero akan menjalani pemeriksaan lainnya dalam beberapa jam, setelah pemeriksaan pertama. Menurut komisi tersebut, kondisi kesehatan Romero terus mengalami pekembangan yang baik.

"Saya sangat senang karena kami bisa mengatakan, Teresa mengalahkan penyakit ini," ujar suami Romero, Javier Limon dalam video yang direkam di rumah sakit, saat dirinya dikarantina dengan 14 orang lainnya yang sempat melakukan kontak dengan Romero.

Wabah virus mematikan ini telah menewaskan lebih dari 4.500 orang, hampir semuanya di wilayah Afrika Barat. Dari jumlah tersebut, nyaris sebanyak 2.500 korban tewas berasal dari Liberia.

Sejumlah kasus karantina terhadap pekerja medis di Amerika Serikat dan negara Eropa memicu ketakutan bahwa epidemi bisa meluas secara global dan memaksa negara-negara Barat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Dalam keterangan terpisah, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf menyatakan, generasi warga Afrika terancam hilang karena krisis kesehatan ini. Sirleaf memperingatkan, waktu untuk membahas atau menganalisis teori terkait Ebola telah berakhir.

"Perjuangan ini membutuhkan komitmen dari setiap negara yang memiliki kemampuan untuk membantu --- apakah dengan dana darurat, suplai medis atau ahli kesehatan," ucapnya dalam surat terbuka kepada dunia.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads