Seperti dilansir AFP, Sabtu (18/10/201), pria berusia 26 tahun ini ditangkap di Amsterdam, pada Rabu (15/10) lalu. Penangkapan dilakukan setelah kepolisian mendapat informasi dari dinas intelijen Belanda (AIVD).
"Pria ini dicurigai tengah merencanakan serangan teror terhadap personel kepolisian," terang kantor jaksa setempat dalam pernyataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, tidak ada senjata atau rencana konkret atas serangan tersebut, yang ditemukan," imbuh pernyataan jaksa tersebut.
Pria tersebut telah disidangkan di pengadilan Rotterdam, pada Jumat (17/10) waktu setempat, dan dia akan tetap berada dalam tahanan selama penyelidikan terus berlangsung.
Menurut data AIVD, sekitar 130 pelaku jihad asal Belanda telah pergi ke Suriah untuk bertempur bersama militan di sana. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 orang di antaranya telah pulang ke Belanda dan 14 orang lainnya tewas dalam pertempuran
Otoritas Belanda mengkhawatirkan adanya pelaku jihad yang pulang ke Belanda dan berniat melakukan serangan terorisme di negara asalnya.
(nvc/fjr)











































