Menteri Liberia Dikarantina Setelah Sopirnya Tewas Akibat Ebola

Menteri Liberia Dikarantina Setelah Sopirnya Tewas Akibat Ebola

- detikNews
Jumat, 17 Okt 2014 17:18 WIB
Menteri Liberia Dikarantina Setelah Sopirnya Tewas Akibat Ebola
Ilustrasi
Monrovia - Liberia menjadi salah satu negara Afrika yang paling parah dilanda wabah virus Ebola. Salah satu menteri negara tersebut dengan sukarela masuk karantina setelah sopirnya tewas akibat terinfeksi Ebola.

Tercatat sudah 2.458 orang tewas di Liberia, dari total 4.249 kasus terinfeksi Ebola yang muncul. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, Ebola telah merenggut nyaris 4.500 nyawa di seluruh wilayah Afrika Barat.

Menteri Transportasi Liberia, Angela Cassell-Bush mengkarantina dirinya sendiri setelah sopir pribadinya mengalami gejala sakit, yang ternyata terinfeksi Ebola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak memiliki kontak langsung dengannya, tapi saya melakukannya sebagai pencegahan," tutur menteri wanita ini seperti dilansir AFP, Jumat (17/20/2014).

Cassell-Bush menyatakan, dirinya akan menghentikan aktivitas kerjanya sementara, selama 21 hari sesuai protokol yang disepakati. Tidak diketahui pasti kapan sopir Cassell-Bush meninggal akibat Ebola.

Sementara itu, seorang pejabat kesehatan Liberia, Bernice Dahn telah kembali bekerja pada Senin (13/10) lalu, usai dikarantina selama 21 hari setelah kematian wakilnya, bulan lalu, akibat Ebola.

Upaya internasional terus meningkat untuk membantu tiga negara Afrika Barat, yakni Liberia, Sierra Leone dan Guinea yang paling parah dilanda wabah Ebola. Pada Rabu (15/10), Dewan Keamanan PBB menyerukan peningkatan dan perluasan upaya internasional untuk menghentikan penyebaran virus mematikan ini.

(nvc/ita)


Berita Terkait