Para demonstran di Meksiko menduduki tiga gedung balai kota setempat. Mereka menuntut kembalinya 43 mahasiswa yang menghilang misterius pada bulan lalu.
Seperti dilansir AFP, Jumat (17/10/2014), demonstran yang terdiri atas mahasiswa dan guru ini, mengancam akan menduduki 81 gedung pemerintah lainnya di wilayah Guerrero, tempat menghilangnya puluhan mahasiswa tersebut.
Mahasiswa tersebut menghilang setelah diserang geng kriminal yang diduga didukung polisi setempat pada 26 September lalu. Diduga ada keterlibatan otoritas setempat dalam kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak memiliki kemampuan untuk menduduki seluruh 81 gedung pemerintah dalam satu hari saja, jadi rencananya ialah melakukannya secara bertahap," tutur juru bicara serikat guru CETEG, Jose Angel Baron.
Sementara itu di kota Huamuxtitlan, dengan populasi 15 ribu orang, Walikota Johnny Saucedo menuturkan kepada AFP, sekitar 200 guru yang berunjuk rasa telah memasuki gedung kantornya.
"Kami menghormati unjuk rasa ini," ucapnya.
Para demonstran juga menduduki kantor pemerintah kota Chilpancingo, Guerrero sejak Senin (13/10) lalu. Serikat guru dan mahasiswa CETEG berencana melakukan unjuk rasa di kota wisata Acapulco pada Jumat (17/10) waktu setempat.
(nvc/ita)










































