Komet Langka Berdiameter 1,6 Km Bergerak Mendekati Mars

Komet Langka Berdiameter 1,6 Km Bergerak Mendekati Mars

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2014 13:10 WIB
Komet Langka Berdiameter 1,6 Km Bergerak Mendekati Mars
Ilustrasi (AFP)
Washington -

Komet super cepat tertangkap tengah bergerak mendekati permukaan planet Mars. Pertemuan dengan planet merah ini tergolong langka, karena hanya terjadi setiap satu juta tahun sekali.

Pergerakan komet tersebut diabadikan oleh kendaraan luar angkasa milik NASA. Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Kamis (16/10/2014), NASA menyebut komet ini sebagai Siding Spring (C/2013 A1).

Menurut NASA, komet ini berukuran sangat besar hingga sebesar gunung di bumi, yakni dengan diameter selebar 1,6 kilometer. Namun demikian, lanjut NASA, kepadatannya hanya seperti tumpukan bedak tabur, yang artinya mudah hancur jika kena benda padat lainnya di angkasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siding Spring diperkirakan akan bergerak melewati Mars pada ketinggian sekitar 139.500 kilometer. Jarak tersebut jika dibandingkan dengan bumi adalah sekitar sepertiga jarak bumi dengan bulan.

NASA menegaskan, komet Siding Spring ini akan berada pada titik paling dekat dengan Mars pada Minggu (19/10) mendatang, sekitar pukul 18.27 GMT. Bergerak dengan kecepatan 202 ribu kilometer per jam, bagian paling kecil dari komet ini berisiko bergesekan dengan permukaan Mars.

Para ilmuwan berniat untuk mempelajari jalur pergerakan dan jejak komet Siding Spring tersebut, karena ini sangat langka.

"Apakah kita akan bisa melihat meteor di permukaan Mars? Komet sangat susah ditebak," ucap direktur Planetary Science Division pada markas NASA di Washington, Jim Green.

"Saya pikir kemungkinan komet ini tidak akan hancur. Tapi apakah dia akan mempertahankan strukturnya atau tidak, itu yang menjadi daya tarik," imbuhnya.

NASA telah menggerakkan satelit luar angkasa yang mengorbit Mars hingga ke sisi jauh dari planet merah tersebut, sehingga tidak akan menghancurkan komet yang bergerak sangat cepat.

Bahkan Mars Reconnaissance Orbiter, Mars Odyssey dan MAVEN telah diposisikan untuk menghindari komet tersebut, dengan harapan mereka bisa menangkap pergerakan Siding Spring untuk dipelajari lebih lanjut.

Tidak hanya itu, dua kendaraan NASA yang kini ada di permukaan Mars, yakni Curiosity dan Opportunity akan mengarahkan kamera mereka ke atas, dan mengirimkan gambar komet yang melintas di atas mereka dalam beberapa hari atau minggu atau bulan ke depan.

Komet ini ditemukan oleh Roberst McNaught di Siding Spring Observatory, Australia pada Januari 2013 lalu. NASA menjelaskan, komet ini terbentuk bermiliar-miliar tahun lalu di Oort Clouid, area jauh di luar angkasa yang menjadi sumber komet, yang sebagian besar sama sekali tidak mengalami perubahan semenjak awal tata surya terbentuk.

Komet ini telah 'bepergian' di luar angkasa selama lebih dari 1 juta tahun hingga akhirnya melintasi Mars, dan diperkirakan tidak akan kembali selama satu juta tahun lainnya, setelah menyelesaikan putaran panjang di sekitar matahari.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads