Korban Tewas Akibat Topan Hudhud di India Jadi 22 Orang

Korban Tewas Akibat Topan Hudhud di India Jadi 22 Orang

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2014 18:01 WIB
Korban Tewas Akibat Topan Hudhud di India Jadi 22 Orang
Reuters
New Delhi - Korban tewas akibat topan Hudhud bertambah menjadi 22 orang. Ribuan rumah warga dilaporkan hancur dan aliran listrik masih terputus, sehingga memaksa warga berebut kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah sekolah setempat masih ditutup akibat topan ini. Sedangkan sistem komunikasi dan aliran listrik baru bekerja sebagian di wilayah kota pelabuhan Visakhapatnam, Andhra Pradesh, yang terkena dampak paling parah.

Seperti dilansir AFP, Selasa (14/10/2014), Perdana Menteri Narendra Modi berkunjung ke lokasi bencana dan melihat kerusakan yang terjadi dari udara. Topan Hudhud bergerak menerjang wilayah Visakhapatnam dengan kecepatan mendapai 200 kilometer per jam, pada Minggu (12/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga di sebagian wilayah Visakhapatnam saling berdesakan dan saling dorong ketika truk pembawa bantuan mendistribusikan makanan dan minuman.

Barang-barang kebutuhan sehari-hari tergolong langka pasca topan menerjang, karena jalanan utama tidak bisa dilalui dan operasional bus, kereta serta pesawat masih dihentikan.

"Kami merasa seperti kami kembali ke zaman dulu... begitu banyak komoditi yang kita remehkan, sekarang hilang -- dibutuhkan waktu untuk pulih kembali," ujar seorang warga setempat kepada jaringan televisi CNN-IBN.

Kendati demikian, otoritas setempat menyatakan, evakuasi massal besar-besaran yang dilakukan sebelum topan menerjang cukup membantu menghindarkan tragedi kemanusiaan.

Meskipun sebanyak 250 ribu orang di Andhra Pradesh dan ribuan orang lainnya di wilayah Orissa terkena dampak topan parah ini. Sebagian besar dari mereka merupakan petani dan nelayan miskin.

Komisioner pemulihan bencana wilayah Orissa, PK Mohapatra menuturkan kepada AFP bahwa sebagian besar warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, sayangnya ribuan rumah warga lainnya hancur dan tidak bisa ditinggali.

Pada Selasa (14/11) pagi, satu keluarga di Madhya Pradesh, yang terdiri atas 3 orang termasuk seorang anak tewas ketika rumah mereka hancur akibat hujan deras yang dibawa topan Hudhud. Sebagian besar rumah di wilayah tersebut, terbuat dari lumpur dan tanah sehingga mudah hancur jika dilanda banjir atau hujan deras.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads