Sontak saja Aili emosi. Wanita yang memesan pizza untuk dibawa pulang tak terima diberikan julukan itu, meski dia memang bertubuh gemuk. Bon itu dia terima setelah melakukan pembayaran.
"Saya pikir tidak bagus bila staf Anda menggambarkan saya seperti itu di bon saya," kata Aili di akun facebooknya saat menyampaikan komplain kepada Pizza Hut Singapura. Dia mengaku merasa terhina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai pelanggan saya berharap diperlakukan dengan baik sama seperti yang lainnya. Saya berharap ada permintaan maaf dari staf dan Pizza Hut," sambungnya.
"Saya merasa terhina. Apa salahnya dengan badan besar? Saya seorang pelanggan dan membayar untuk pizza saya! Saya tidak mendapatkannya gratis!"
Belakangan, Pizza Hut meminta maaf dan berjanji akan melakukan investigasi terkait masalah ini.
"Insiden ini bertentangan dengan nilai-nilai perusahaan kami. Kami tidak mentoleransi sikap atau aksi yang menghina orang lain," tulis pernyataan resmi yang ditandatangani manajemen dan staf seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/2014).
Deskripsi pelanggan dengan nada 'menghina' bukan kali ini saja terjadi. Di beberapa restoran lain, kasus serupa pernah berlangsung.
(mad/nwk)











































