Seperti yang dilansir Reuters, Minggu (12/10/2014), ketiga pembom bunuh diri itu diketahui berkebangsaan Jerman, Arab Saudi dan Turki. Mereka meledakan markas keamanan Kurdi dan wilayah otonom Kurdi yang menewaskan 28 orang, salah satunya kepala polisi tingkat provinsi.
ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan bom bunur diri di Qara Tappa, sebuah kota Kurdi di utara provinsi Diyala, tersebut. Sementara sumber rumah sakit yang menerima para korban mengatakan pasukan keamanan Kurdi dan warga sipil menjadi korban tewas di antara 28 orang tersebut.
Korban luka diketahui mencapai 90 orang. Serangan juga dilakukan ke sebuah konvoy kendaraan militer di Provinsi Ramadi, lalu di sebuah pasar di Provinsi Diyala yang menewaskan 6 orang warga sipil.
(vid/ear)











































