Sebelum tertular Ebola, perawat bernama Teresa Romero tersebut telah merawat dua misionaris Spanyol yang terinfeksi Ebola, sekembalinya mereka dari Afrika Barat pada Agustus dan September lalu. Kedua penderita Ebola tersebut kemudian meninggal dunia. Romero dinyatakan positif terjangkit Ebola pada Senin, 6 Oktober lalu.
Pejabat-pejabat kesehatan Spanyol mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/10/2014), lima wanita dan dua pria dimasukkan ke rumah sakit untuk monitoring pada Kamis, 9 Oktober malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, satu orang yang sebelumnya berada dalam observasi di rumah sakit, kini telah dibolehkan pulang ke rumah.
Secara keseluruhan, saat ini ada 14 orang yang diisolasi di rumah sakit, termasuk Romero yang merupakan satu-satunya warga di Spanyol yang telah dipastikan terinfeksi Ebola.
Kasus ini memicu kekhawatiran bahwa wabah Ebola yang tengah melanda Afrika Barat bisa terus menyebar. Sejauh ini, wabah Ebola telah menewaskan hampir 3.900 orang, kebanyakan di Liberia, Sierra Leone dan Guinea.
(ita/ita)










































