Kondisi perawat Spanyol yang terjangkit virus Ebola kian memburuk. Bahkan wanita berumur 44 tahun itu berada dalam risiko tinggi kematian.
"Dia sangat sakit dan nyawanya dalam risiko serius sebagai konsekuensi virus tersebut," kata presiden wilayah Madrid, Ignacio Gonzalez kepada parlemen Spanyol seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/10/2014).
Teresa Romero merupakan orang pertama yang diketahui telah terinfeksi Ebola di luar Afrika Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi klinisnya memburuk namun saya tak bisa memberikan informasi lebih banyak atas permintaan pasien," tutur juru bicara tersebut.
Sebelum tertular Ebola, Romero telah merawat dua misionaris Spanyol yang terinfeksi Ebola sekembalinya mereka dari Afrika Barat pada Agustus dan September lalu. Kedua penderita Ebola tersebut kemudian meninggal dunia. Romero dinyatakan positif terjangkit Ebola pada Senin, 6 Oktober lalu.
Kasus ini memicu kekhawatiran bahwa wabah Ebola yang tengah melanda Afrika Barat bisa terus menyebar. Sejauh ini, wabah Ebola telah menewaskan hampir 3.900 orang, kebanyakan di Liberia, Sierra Leone dan Guinea.
(ita/ita)











































