Seorang pria Inggris yang mengidap gejala virus Ebola meninggal di Makedonia. Pemerintah setempat bergerak cepat, dan segera menyegel hotel tempat dia menginap, 'mengisolir' staf dan teman-teman si pria Inggris itu di dalamnya.
Kementerian Kesehatan Makedonia seperti dilansir Reuters, menyatakan pria tersebut datang ke kota Skopje datang pada 2 Oktober 2014 silam. Kemudian pada pukul 13.00 GMT Kamis (9/10/2014), pria tersebut kondisi tubuhnya melemah dan dibawa lari ke rumah sakit.
Dr Jovanka Kostovska, anggota komisi kementerian kesehatan untuk penyakit menular mengatakan pria itu menderita demam, muntah dan pendarahan internal. Kondisi sang pria memburuk dengan drastis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini menjadi pukulan bagi pemerintah Inggris yang juga tengah membantu negara-negara Afrika untuk memerangi Ebola. Pemerintah Inggris telah mengirimkan 750 personel militer, sebuah kapal medis dan tiga helikopter ke Sierra Leone, khusus untuk memerangi Ebola.
Kapal medis yang dikirimkan ini akan dilengkapi dengan unit-unit perawatan kritis layaknya di rumah sakit. Sementara tiga helikopter Merlin akan mengangkut para dokter ke wilayah-wilayah yang memerlukan jasa mereka.
Para personel militer tersebut akan dikerahkan mulai pekan depan dan akan membantu membangun pusat-pusat perawatan pasien Ebola. Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/10/2014).
(fjp/fjp)











































