Tercatat ada puluhan bus yang mengangkut personel pemerintah dan militer untuk pergi bekerja setiap paginya di Kabul. Bus-bus itu kerap menjadi target para militan, meskipun ada upaya-upaya otoritas keamanan Afghan untuk memberikan perlindungan yang lebih besar.
Kelompok Taliban pun mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri itu. "Sekitar pukul 07.00, seorang penyerang bunuh diri menargetkan sebuah bus yang mengangkut pasukan keamanan Afghan. Akibatnya, sejumlah perwira tewas dan terluka," tutur juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.
Pemerintahn Aghan pun menyampaikan hal senada. "Saya bisa konfirmasikan serangan bunuh diri terhadap bus yang mengangkut staf militer Afghan," kata Dawlat Waziri, wakil juru bicara Kementerian Pertahanan Afghan.
Sebelumnya pada Rabu, 1 Oktober kemarin, para pengebom bunuh diri juga menargetkan dua bus militer Afghan dan menewaskan sedikitnya 7 orang. Kelompok Taliban pun mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut.
(ita/ita)











































