Disampaikan Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdulrahman, lima pejuang Kurdi yang anti-ISIS, di antaranya 3 wanita dan empat pemberontak Suriah ditahan oleh ISIS.
Pada Selasa (30/9) waktu setempat, kesembilan orang tersebut dipenggal oleh ISIS di sebuah lokasi berjarak 14 kilometer dengan Kobani, kota Kurdi yang berada di dekat perbatasan Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu mengapa mereka ditangkap atau dipenggal. Hanya ISIS yang tahu mengapa. Mereka ingin menakut-nakuti orang," sebut Abdulrahman seperti dilansir Reuters, Rabu (1/10/2014).
Laporan Observatory, kelompok pemantau HAM Suriah ini belum bisa dikonfirmasi secara resmi kepada otoritas terkait.
Namun diketahui bahwa ISIS telah melakukan pemenggalan terhadap sejumlah orang yang dianggap sebagai musuh mereka di Suriah maupun Irak. Seringkali pemenggalan tersebut dilakukan di depan publik dan dimaksudkan untuk memicu ketakutan kepada publik.
Ketika bertempur melawan warga Sunni di Suriah bagian timur, ISIS sering menggunakan aksi pemenggalan untuk menakuti warga dan otoritas setempat, agar mereka mundur dari medan pertempuran. Sejauh ini, ISIS juga diketahui telah memenggal sejumlah wartawan asing dan juga pekerja kemanusiaan.
(nvc/ita)











































