Dikutip dari BBC, Sabtu (27/9/2014), para pemimpin kelompok konservatif, liberal demokrasi dan buruh menyepakati serangan udara atas ISIS meskipun sejumlah anggota parlemen lainnya menunjukkan kekhawatiran mereka soal di mana Inggris seharusnya memimpin dan masa depan keterlibatan Inggris di Suriah.
Editor politik BBC Nick Robinson mengatakan, pesawat-pesawat tempur Inggris, RAF, akan dikerahkan dalam aksi militer terhadap Suriah segera pada Minggu (28/9) besok.
Berbicara setelah pengambilan voting, Sekretaris Pertahanan Michael Fallon mengatakan kampanye panjang militer telah terbentang di hadapan. Menurut dia, prioritas utama aksi militer Inggris adalah untuk menghentikan pembantaian terhadap warga sipil yang dilakukan ISIS di Irak. Inggris dan sekutunya akan terus mengawal intelijen Irak dan Kurdi dalam mengidentifikasi target.
Pada Rabu (24/9) lalu, pejabat-pejabat Pentagon mengumumkan bahwa AS dan sekutu-sekutu Arab melakukan serangkaian serangan udara terhadap ISIS di Suriah. Serangan tersebut pertama kali dilancarkan koalisi internasional pimpinan AS pada Selasa, 23 September lalu.
(rmd/tfn)











































