Pernyataan pemberontak Suriah ini dikirim kepada Komisi Urusan Luar Negeri DPR AS. Dalam keterangannya, komandan pemberontak Suriah juga bersumpah untuk melawan rezim pemerintah Suriah.
"Dengan ini, saya menegaskan kembali bahwa komitmen Free Syrian Army akan terus berlanjut dalam memerangi dua teroris, Bashar al-Assad dan Abu Bakr al-Baghdadi (pemimpin ISIS) dari tanah Suriah," tegas kepala staf gabungan Dewan Tertinggi Militer Suriah, Brigadir Jenderal Abdel Ilah al-Bashir dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Jumat (19/9/2014).
"Pahlawan dari Free Syrian Army telah mengorbankan ribuan nyawa pemberani dalam pertempuran melawan penipu Islamic State selama beberapa tahun ini," imbuhnya.
"Kami berencana penuh untuk melanjutkan pertempuran hingga Baghdadi benar-benar kalah," tandas Bashir.
Kongres AS telah menyetujui rencana Obama untuk melancarkan kampanye militer melawan ISIS di Suriah. Voting pada Senat AS menunjukkan suara mayoritas sebanyak 78 suara mendukung dan 22 suara menolak rencana Obama. Sebelum dibawa ke Senat, DPR AS telah menyetujui rencana Obama terlebih dahulu.
AS berencana mempersenjatai dan melatih pemberontak Suriah yang akan melawan ISIS. Langkah tersebut merupakan salah satu strategi penting AS dalam melawan ISIS di Suriah, mengingat AS tidak akan mengerahkan tentaranya ke medan pertempuran.
(nvc/ita)











































